Teror Bom Buku Pelakunya Orang Lama
OlehSenin, 21 Maret 2011 | 13:18
Jakarta, (Info Publik) Teror bom hari pertama yang dikirim ke kantor JIL Utan Kayu, Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), serta rumah Ketua Pemuda Pancasila diduga pelakunya merupakan pemain lama.
“Teror bom hari pertama kelihatannya dilakukan pemain lama, sementara bom-bom pada hari-hari berikutnya masih perlu dipertanyakan siapa pelakunya, apakah mereka yang bermain di air keruh atau menguatkan pengeboman hari pertama. Namun tak dapat sangkal teror bom tersebut berhasil memberi dampak yang besar dan meresahkan semua pihak,” kata Wakil ketua Komisi I DPR RI TB Hasanuddin yang dijumpai di gedung DPR Jakarta, Senin (21/3).
Mengenai dugaan pengalihan isu, dia mengatakan tidak begitu yakin, karena menurut anilisanya, teror tersebut nampak sebagai serangan balik adanya pengadilan yang terkait masalah teroris.
Teror tersebut meluas, kata dia, bukan karena pengalihan isu dan bukan karena lemahnya kinerja intelijen negara. Tuduhan lemahnya kinerja intelijen negara, menurutnya sangat tidak tepat. “Semestinya kita jangan hanya mempersalahkan intelijen, karena jumlah mereka terbatas sedangkan yang diamati begitu beragam dan luas cakupannya.”
Menurutnya kemampuan intelijen saat ini sudah jauh lebih baik dari sebelumnya, namun perlu ditingkatkan dengan memberdayakan keamanan pemda dan rakyat semesta. Jika dua potensi ini diberdayakan dengan cara menjaga wilayahnya masing-masing, otomatis akan mempersempit ruang gerak pelaku teror di tanah air. (Mf/rm)
Berita Terkini
[Indeks]
Selasa, 18 Juni 2013 | 20:36
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan Jamin Stok-Harga Sembako Aman
Manado, InfoPublik - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menjamin kecukupan stok dan harga kebutuhan pokok di pasaran aman, meskipun gonjang ganjing kenaikan harga makin kencang berhembus pasca keputusan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi.
Berita Populer
[Indeks]
Besok 585.789 Peserta SBMPTN Ikuti Ujian Tulis
Jakarta, InfoPublik - Ketua Panitia SBM PTN Akhmaloka mengatakan, sebanyak 585.789 pelamar seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN) bersaing masuk kampus negeri melalui ujian tulis mulai besok pagi (18/6).

