Ikuti Survei Pemahaman Berita Korupsi

Ya, Lanjutkan | Tidak, Terimakasih

Portal InfoPublik - 44 SMP Terbuka Ikuti Lomojari Tingkat Nasional 2012

44 SMP Terbuka Ikuti Lomojari Tingkat Nasional 2012

Oleh Astra Desita

Senin, 09 Juli 2012 | 23:47

+ | Normal | -

Jakarta, InfoPublik – Sebanyak 44 SMP Terbuka dalam negeri, satu learning center (LC) dari kota Kinabalu, Sabah, Malaysia dan lima Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) penyelenggara program Paket B untuk eksibisi, mengikuti Lomba Motivasi Belajat Mandiri (Lomojari) bidang keterampilan SMP Terbuka Tingkat Nasional ke-10 di Jakarta, 9 hingga 13 Juli 2012.

Mendikbud Mohahmad Nuh secara resmi membuka Lomojari tersebut. “Peserta berasal dari 38 kabupaten/kota dari 15 provinsi di Indonesia, dan satu dari Kinabalu, Sabah Malaysia,” ujar Plt Dirjen Dikdas Prof Suyanto, saat memberikan laporan pada acara pembukaan LOMOJARI Bidang Keterampilan SMP Terbuka di Gedung Kemdikbud Jakarta, Senin (9/7) malam.

Lomojari bidang keterampilan SMP Terbuka telah dilakukan sejak tahun 2003. Kegiatan ini sebagai alternatif pelayanan pendidikan dasar yang memiliki ciri khas cara belajar dengan menitik beratkan belajar secara mandiri baik sebagai perorangan maupun dalam kelompok dengan memanfaatkan media pembelajaran.

Suyanto menyebutkan SMP terbuka sampai saat ini diseluruh provinsi sudah memiliki 2.111 SMP Terbuka dengan jumlah Tempat Kegiatan Belajar (TKB) sebanyak  7.413 untuk melayani total siswa 248.432 peserta didik, yang terdiri dari 67.709 peserta didik kelas 7, kemudian 78.271 peserta didik kelas 8, dan 102.450 peserta didik kelas 9 yang dilayani oleh guru bina sebanyak 26.248 dan guru pamong 15.222 orang.

Untuk lebih memacu dan mendorong minat peserta didik dalam belajar mandiri diperlukan adanya upaya inovatif yang berkelanjutan. Upaya itu telah dilaksanakan sejak tahun 1997 dan menjadi ciri khas kegiatan tahunan di lingkungan SMP Terbuka, kegiatan tersebut kemudian dikenal menjadi Lomba Motivasi Belajar Mandiri.

“Dari data statistik di Kemdikbud dapat kita ketahui bahwa hanya sebagian kecil lulusan SMP terbuka (6,92 %) yang dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan selebihnya tidak dapat melanjutkan pendidikan,” tegas Suyanto.

Oleh karena itu, katanya, sejak tahun 2001 Direktorat Pembinaan SMP Kemdikbud, telah merintis pelaksanaan program pendidikan keterampilan bagi SMP Terbuka.

Tujuannya adalah untuk memberikan bekal keterampilan pravocasional bagi para peserta didik SMP Terbuka, sehingga setelah tamat sekurang-kurangnya mereka diharapkan mampu menolong dirinya sendiri untuk menopang keperluan, minimal untuk hidupnya.

Kemampuan untuk menguasai salah satu jenis keterampilan tersebut perlu didorong dengan upaya yang bersifat inovatif yaitu berupa Lomojari bidang keterampilan dalam bentuk Pameran dan unjuk kerja peserta didik SMP Terbuka di bidang keterampilan.

Sedangkan jenis keterampilan yang dipamerkan melalui unjuk kerja siswa meliputi : tata busana dengan berbagai ragamnya diikuti  7 sekolah, kriya tekstil, dengan berbagai ragam batik tradisional  diikuti 10 sekolah, tata boga diikuti 8 sekolah, kriya kayu dan anyaman diikuti 10 sekolah dan kerajinan dengan berbagai ragamnya diikuti 10 sekolah.

Suyanto menambahkan pameran dan unjuk kerja siswa akan dinilai oleh dewan juri yang telah ditentukan sesuai dengan bidang keahliannya yang berasal dari perguruan tinggi , pusat pengembangan dan pembinaan pendidikan dan tenaga kependidikan (P4TK) dan Direktorat Pembinaan SMP.

Perlu diketahui, lanjut Suyanto, bahwa pada tahun ajaran 2011/2012 telah diberikan bantuan sebanyak 642 paket bantuan sosial (bansos) untuk mendukung pelaksanaan program keterampilan pada SMP terbuka yang memenuhi syarat.

Adapun rincian unit keterampilan yang mendapatkan bansos adalah teknologi terapan untuk 2 sekolah, kriya keramik, 3 sekolah, kriya logam dan anyaman masing-masing 4 sekolah, patyseri 10 sekolah, tata kecantikan 21 sekolah, kerajinan 26 sekolah, kriya kayu 27 sekolah, otomotif 32 sekolah, tata boga 127 sekolah, kriya tekstil 141 sekolah dan tata busana 245 sekolah.

Selain itu, dari 45 SMP Terbuka dan 5 PKBM penyelenggara program paket B yang diundang untuk mengikuti pameran melalui unjuk kerja ini, diharapkan agar dapat saling asah, saling asih dan saling asuh pelaksanaan pendidikan keterampilan pada SMP Terbuka maupun pada Paket B.

Para pemenang terbaik 1, 2 dan 3 untuk 5 jenis keterampilan akan diberi hadiah berupa Tabanas dari Kemdikbud dan sponsor, di samping itu juga akan mendapatkan medali dan plakat. “Bagi para pendamping yang standnya terpilih sebagai pemenang juga akan diberi hadiah dari Kemdikbud berupa Tabanas. Para pendamping akan diberikan lokal motivasi dan kemampuan kewirausahaan,” jelas Suyanto.(dry)




 

Share |
Belum ada komentar untuk berita ini
  • Nama
  • Email (email akan dirahasiakan)
  • Website / Blog
  • Komentar
  • Kode
  •  Reload Image

Berita Terkait


  • Belum ada berita terkait

Berita Terkini

[Indeks]

Rabu, 22 Mei 2013 | 19:51

Sengketa Pemilu Utamakan Musyawarah

Jakarta, InfoPublik - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menegaskan telah melakukan revisi terhadap prosedur penyelesaian sengketa Pemilu yang termaktub dalam Pasal 253 dan 254 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012. Dengan begitu, penyelesaian sengketa akan mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat.

Berita Populer

[Indeks]

H-54 Anggaran Kurikulum 2013 Belum Disetujui DPR

Jakarta, InfoPublik - Sampai tadi malam, Senin (20/5), saat rapat kerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Komisi X DPR, pembahasan anggaran kurikulum 2013 belum disetujui. Padahal waktu yang tersisa hanya 54 hari lagi.

Kenal Indonesia


Danau Maninjau berada di kabupaten?

jawab »