Ikuti Survei Pemahaman Berita Korupsi

Ya, Lanjutkan | Tidak, Terimakasih

Portal InfoPublik - Fitri Sukma Dewi Anak Pegawai Dishubkominfo Juara Umum UN Di Sorong

Fitri Sukma Dewi Anak Pegawai Dishubkominfo Juara Umum UN Di Sorong

Oleh MC Kabupaten Sorong

Kamis, 26 Mei 2011 | 11:50

+ | Normal | -

Sorong, Info Publik Perasaan siapa tidak merasa bangga dengan prestasi yang diraih anaknya, apabila di sekolah mengukir berbagai prestasi bahkan keluar sebagai juara umum dari 9 sekolah kejuruan yang ada di kota minyak Sorong, dengan memperoleh nilai rata-rata 9,1 pada ujian nasional (UN) 2010-2011.

Sang juara umum tersebut adalah Fitri Sukma Dewi asal Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, kelahiran Sorong, 5 Oktober 1993, ini tampil sebagai juara umum untuk sekolah kejuruan yang ada.

Fitri merupakan anak bungsu dari 5 bersaudara pasangan Muhammad Alwin dan Nita yang beralamat di kilometer 7 gunung kota Sorong. Muhammad Alwin sehari-hari bekerja di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sorong.

Ketika ditemui di almamater sekolahnya SMKN 1 yang terletak di Jalan Pendidikan kilometer 8 kota Sorong, Rabu (25/5), dengan tetap mengenakan pakaian seragam ia secara lugu menuturkan, pada UN kemarin pelajaran matematika dikerjakan semuanya benar dengan nilai 10, sementara nilai bahasa Inggris  9,8.

Padahal bagi sebagian siswa-siswi lainnya, secara umum pelajaran seperti matematika dan bahasa Inggris misalnya, menjadi pelajaran yang sering terjadi kendala dan persoalan karena dianggap rumit.

Tapi bagi gadis semata wayang ini melihat kedua mata pelajaran itu seakan tak bisa terpisahkan dari kebiasaan belajarnya. Bahkan menjadi pelajaran yang kesukaannya.

Terbukti, sejak duduk di bangku kelas 5 SD pernah diajak gurunya untuk mengikuti lomba cerdas cermat mewakili sekolahnya, tapi saat itu masih belum terlalu konsen, bahkan sering berlari kalau dipanggil.

Setelah kelas 6 barulah Fitri mulai mengikuti lomba cerdas cermat hingga masuk ke pendidikan SMK.  Walaupun IQ-nya boleh terbilang cerdas, tapi ia tetap menunjukkan kesederhanaan dalam pergaulan dengan sesama rekannya.

Bahkan dengan kecerdasan yang dimilikinya, Fitri dapat mentransfer kecerdasannya itu kepada beberapa temannya, asalkan mau untuk diajak. “Kenapa tidak, kalau hal yang positif kita jalani bersama,” katanya sambil mengumbar senyum khasnya.

Kecerdasan yang dimiliki Fitri, telah mengantarkan dirinya pernah ditunjuk untuk mewakili sekolahnya mengikuti Lomba Karya Siswa (LKS) tingkat nasional di Manokwari, ibukota Provinsi Papua Barat, serta pernah mengikuti debat bahasa Inggris tingkat SMK Kota Sorong dan berhasil meraih juara pertama.

Menjadi suatu kebiasaan rutin yang dilakukannya, dimana dalam setiap hari ia belajar satu jam dan sebagai pelepas lelahnya untuk kembali fresh, dilakukannya  hanya dengan mendengar alunan musik kesukaanya dan sambil beristirahat sejenak dibarengi dengan kebiasaan menonton acara siaran di televisi, atau mendengarkan siaran RRI.

Kegiatan terakhir tersebut dilakukannya untuk mengikuti berbagai perkembangan terakhir (up date), termasuk dari media cetak lainnya seputar informasi terkini dan setelah itu, ia belajar lagi.

Begitu pula dalam sistem belajar yang sering dilakukan, ia mengaku tidak terlalu diforsir. Ia menyarankan kepada rekan-rekannya untuk selalu banyak membaca dan terus berlatih.

Karena dengan kebiasaan itu membuat Fitri boleh dibilang sebagai ”kutu buku”. “Dan itu menjadi kebiasaan dan resep belajar yang paling manjur dan menakjubkan,” katanya dan menambahkan, kalau kebiasaan itu sering dimanfaatkan dengan optimal, tentu akan menghasilkan out put yang baik.

Keberhasilan sang buah hati, tentu tidak terlepas dari peran orangtua M.Alwin yang aktivitas kesehariannya pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sorong.

Ia mengatakan, dari kelima anaknya itu, sejak usia dini sudah diterapkan untuk berdisiplin. Baik disiplin dalam belajar maupun dalam pekerjaan kesehariannya di rumah untuk membantu orangtuanya, sesuai dengan jenis pekerjaan yang bisa mereka kerjakan.

Karena dengan berdiplin dibarengi dengan etika sopan santun, maka mentalitas dan moralitas si anak akan lebih fokus dan lebih terarah.

Sementara ketika ditanya mengenai kelanjutan pendidikannya nanti, Fitri mengaku akan melanjutkan sekolahnya ke salah satu perguruan tinggi yang ada di Kota Sorong. Alasannya, dimanapun menempuh pendidikan asal dengan sungguh-sungguh, pasti akan memperoleh hasil yang memuaskan.

“Pertimbangan lainnya dari soal biaya semuanya hampir sama,” kata Fitri yang juga jurusan Akutansi pada SMKN 1 Sorong.

Wali kelas jurusan Akutansi, R. Lukas, S.Pd,MM mengungkapkan, keberhasilan yang disandang anak asuhnya bukan saja di bidang pendidikan kejuruan, tapi bidang studi lain prestasiya juga sama.

Fitri disebutnya, termasuk anak yang paling aktif dan kreatif. Berbagai prestasi yang diraih Fitri membuat sekolah ini, tentu perlu diperhitungkan.

SMKN 1 juga pernah dipercayakan merakit sebanyak 10.000 laptop dan notebook dari jurusan teknik jaringan komputer dan didistribusikan ke beberapa sekolah yang ada di wilayah Papua Barat beberapa waktu lalu, katanya. (MC.Sorong, arhem/toeb)

Share |
Belum ada komentar untuk berita ini
  • Nama
  • Email (email akan dirahasiakan)
  • Website / Blog
  • Komentar
  • Kode
  •  Reload Image

Berita Terkini

[Indeks]

Kamis, 23 Mei 2013 | 22:33

Indonesia Selenggarakan SFOM APEC 2013 di Manado

Jakarta, InfoPublik - Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan bekerja sama dengan Bank Indonesia menyelenggarakan APEC Senior Finance Officials' Meeting (SFOM) and Workshop on Financial Inclusion pada tanggal 22-24 Mei 2013 di Manado, Sulawesi Utara.

Berita Populer

[Indeks]

Pelunasan BPIH 2013 Mulai 22 Mei Hingga 12 Juni

Jakarta, InfoPublik - Kementerian Agama menyatakan waktu pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1434H/2013M atau ongkos naik haji bagi calon jamaah haji yang telah memperoleh porsi berangkat haji ditetapkan mulai Rabu (22/5) sampai dengan 12 Juni 2013.

Kenal Indonesia


Danau Maninjau berada di kabupaten?

jawab »