Ikuti Survei Pemahaman Berita Korupsi

Ya, Lanjutkan | Tidak, Terimakasih

Portal InfoPublik - Wamen ESDM: Jangan Khawatir Ancaman China dan Jepang

Wamen ESDM: Jangan Khawatir Ancaman China dan Jepang

Oleh wandi

Kamis, 05 Juli 2012 | 19:59

+ | Normal | -

Jakarta, InfoPublik - Indonesia tidak harus khawatir dengan ancaman China dan Jepang akibat keluarnya Permen ESDM Nomor 07 Tahun 2012 yang kemudian direvisi menjadi Permen ESDM Nomor 11 Tahun 2012. Permen ini mengharuskan perusahaan tambang untuk melakukan peningkatan nilai tambah mineral melalui kegiatan pengolahan dan pemurnian mineral.

"Jepang mengadukan kita ke WTO (World Trade Organization). Apalagi Jepang mengancam boikot kertas fotokopi. Kita tantang saja. Apabila kertas fotokopi dilarang, pasokan gas kita akan hentikan," kata Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini Suharsyah dalam diskusi bertajuk Mewujudkan Hilirisasi Industri Tambang Tanpa Mengorbankan Kepentingan Rakyat di Gedung DPR RI  Jakarta, Kamis (5/7).

"Kita jangan takut dengan WTO, jangan takut dengan Jepang. Mereka punya alat dan punya sumber daya manusia yang pintar-pintar tapi tidak ada apa-apanya kalau tidak punya energi. Bargaining kita sangat kuat," tambah Rudi.

Sedangkan China, kata Rudi, lebih melunak dan mau bekerja sama. Pengusaha China belakangan berbondong-bondong ke Indonesia untuk merelokasi pabriknya "China mau bekerja sama dan mulai relokasi. Dia akan bawa alat-alatnya ke Indonesia di antaranya ke Pomalaa, Sulawesi. Mereka juga akan membuat smelter di Kalimantan dekat sumber gas dan di Jawa Timur tepatnya di Gresik," kata Rudi.

Pembicara lain dalam diskusi tersebut di antaranya mantan Menteri Lingkungan Hidup Sony Kerap, Wakil Ketua Komisi IX Soepriyatno, pengamat pertambangan Pri Agung Rakhmanto, dan Ketua Asosiasi Nikel Indonesia Shelby Ihsan Saleh.(dry)

Share |
Belum ada komentar untuk berita ini
  • Nama
  • Email (email akan dirahasiakan)
  • Website / Blog
  • Komentar
  • Kode
  •  Reload Image

Berita Terkini

[Indeks]

Selasa, 21 Mei 2013 | 19:12

Kelebihan Kapasitas, Lapas Narkotika Cirebon Rawan HIV

Jakarta, InfoPublik - Karena kekurangan sumberdaya (SDM) juga sarana dan prasarana yang tidak memadai serta over kapasitas, Lapas Khusus Narkotika Kelas 2 Gintung Cirebon menghentikan penerimaan napi narkotika dari berbagai daerah, dan minta daerah tidak lagi mengirim napi yang terinfeksi HIV/AIDS.

Berita Populer

[Indeks]

H-54 Anggaran Kurikulum 2013 Belum Disetujui DPR

Jakarta, InfoPublik - Sampai tadi malam, Senin (20/5), saat rapat kerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Komisi X DPR, pembahasan anggaran kurikulum 2013 belum disetujui. Padahal waktu yang tersisa hanya 54 hari lagi.

Kenal Indonesia


Danau Maninjau berada di kabupaten?

jawab »