Airport Council Nyatakan Soekarno Hatta Aman Didarati Pesawat Super Jumbo
Oleh Dian ThenniartiJum'at, 04 Mei 2012 | 20:07
Jakarta, InfoPublik - Dewan Bandar Udara Internasional (Airport Council International/ACI) telah menyelesaikan observasinya untuk mengukur tingkat keselamatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hasil dari kegiatan yang berlangsung sejak 23 April hingga 3 Mei 2012 tersebut, menyatakan status Bandara Soekarno-Hatta Clearly Safe Operate atau aman dan laik operasi. Pernyataan tersebut disampaikan John Pottinger Manager Safety and Operations Airport Council Internasional (ACI) yang juga team leader dalam program Airport Excellence (APEX) in Safety tersebut. Secara umum, ujar Pottinger, meski tengah mengalami kekurangan kapasitas akibat peningkatan jumlah pergerakan penumpang dan menjadi salah satu bandara tersibuk di dunia, tidak ada yang perlu dikhawatirkan terhadap tingkat keselamatan di Bandara Soekarno-Hatta. "Semua prosedur keselamatan penerbangan berjalan dengan baik," ujarnya di Jakarta, Jumat (4/5). Dalam observasi selama kurun waktu 10 hari tersebut, ACI menurunkan 11 pakarnya yang berasal dari lima negara, yakni Kanada, Hongkong, Korea Selatan, Afrika Selatan, dan India. Tim yang dikomandoi langsung oleh John Pottinger tersebut menitikberatkan observasi pada kondisi landasan pacu (runway), taxiway, apron, serta wilayah di sekitar terminal. Dijelaskan Pottinger, dalam daftar ACI, Soekarno-Hatta saat ini menempati peringkat 11 bandara tersibuk di dunia dengan jumlah pergerakan penumpang mencapai 51,5 juta pergerakan. Jika dibandingkan dengan pergerakan pada tahun 2010 yang mencapai 43,6 juta, terjadi pertumbuhan sebesar 19 persen pada 2011. Kemudian jika dibandingkan dengan bandara-bandara lainnya, jumlah pertumbuhan di Soekarno-Hatta tersebut menempati urutan teratas. Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko mengatakan hasil observasi yang dilakukan oleh para tim ahli ACI tersebut semakin menambah keyakinan PT Angkasa Pura II dalam mengelola bandara terbesar di Indonesia tersebut. "Hasil ACI ini menjadi pemicu semangat kami untuk terus melakukan improvement terhadap safety. Karena komitmen Angkasa Pura II sebagai operator bandara selalu memprioritaskan keselamatan penerbangan dan keselamatan penumpang," jelasnya. Seiring dikeluarkannya pernyataan Bandara Soekarno-Hatta aman dan laik operasi, sebuah pesawat super jumbo jenis Airbus A-380 seri 800 milik maskapai Singapore Airline berhasil melakukan pendaratan darurat dikarenakan alasan medis (medical emergency divert landing), Jumat (4/5). Pendaratan pesawat tersebut dilakukan untuk mengevakuasi salah seorang penumpang yang tengah mengalami sakit kritis ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Tri Sunoko menjelaskan pesawat dengan nomor penerbangan SQ-232 dan registrasi 9V-SKC itu terbang dari Sidney, Australia, menuju Singapura, dengan membawa total 280 penumpang dan 26 awak kabin. Pesawat yang dipiloti oleh Sie Tuck Kay Alexander itu mendarat di landasan pacu utara Bandara Soekarno-Hatta, pada posisi Runway 07-L dan parkir di Apron WC-1. "Pilot menghubungi tower Soekarno-Hatta untuk meminta izin mendarat sewaktu posisi pesawat berada di atas wilayah Bali, karena ada penumpang yang mengalami sakit kritis dan harus segera dievakuasi. Terkait dengan itu, pihak kami langsung mempersiapkan segala sesuatunya. Syukurlah, pendaratan berhasil dilakukan dengan lancar dan aman, layaknya pendaratan reguler," kata Tri Sunoko. Dalam waktu dekat ini, PT Angkasa Pura II akan memulai proyek pengembangan Bandara Soekarno-Hatta dalam rangka meningkatkan kapasitasnya dari 22 juta penumpang per tahun menjadi 62 juta penumpang per tahun. "Sebentar lagi ground breaking pengembangan Soekarno-Hatta akan dilakukan. Ke depan, Soekarno-Hatta akan menjadi bandara moderen kebanggaan bangsa Indonesia," tambahnya.(dry)
Berita Terkini
[Indeks]
Jum'at, 24 Mei 2013 | 19:57
BNP2TKI Tingkatkan TKI Formal ke Mancanegara
Bogor, InfoPublik - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) terus berupaya meningkatkan penempatan TKI formal berbasis kompetensi dan uji kompetensi ke mancanegara. Salah satu upaya menggelar Workshop Sumber-Sumber Pendanaan Harmonisasi Kompetensi dengan tema Penempatan TKI ke Luar Negeri harus Berbasis Kompetensi.
Berita Populer
[Indeks]
Jabar Terbaik Hasil UN SMA, 1 Siswa Tidak Lulus
Jakarta, InfoPublik - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh merilis data angka-angka ketidaklulusan Ujian Nasional (UN) siswa tingkat SMA untuk tahun ajaran 2012/2013.

