Rebut Keadilan di Hari Kartini
Oleh PSO AntaraSabtu, 21 April 2012 | 12:04
Pasuruan, InfoPublik - Rumah Perempuan Pasuruan dan Islamic Centre for Democracy and Human Rights Empowerment (ICDHRE) bersama sejumlah perempuan dari berbagai komponen memperingati Hari Kartini dengan menggelar Gerakan Sepuluhribu Perempuan Merebut Keadilan. Kegiatan yang digelar di Alun-alun Kota Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (21/4), diawali dengan jalan kaki keliling kota dan diakhiri dengan orasi, dan penyampaian pernyataan sikap. Isi pernyataan sikap tersebut, di antaranya sudah waktunya perempuan menyatukan suara untuk merebut kekuasaan dalam pemerintahan, mulai dari jenjang menjadi kepala desa hingga kepala negara (Presiden). Selain itu, pemerintah perlu melindungi keselamatan, dan kesejahteraan TKW. Menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menyetarakan upah buruh perempuan. Menaikkan gaji guru honorer, serta menurunkan harga sembako. Navie Nafisah, Koordinator Lapangan dari ICDHRE mengatakan, kegiatan yang dilakukan merupakan aksi sosial dan keprihatinan terhadap jaminan, dan perlindungan terhadap perempuan. Ia menegaskan sudah saatnya perempuan untuk merebut keadilan. Perempuan harus ada yang menjadi kepala desa hingga presiden. Sementara para perempuan di pedesaan yang terpinggirkan harus mendapatkan persamaan jender. Navie juga mendesak pemerintah untuk memberikan pertlindungan dan keselamatan, serta kesetaraan gaji terhadap perempuan, baik yang ada di dalam negeri, maupun yang menjadi TKW di luar negeri.(dry)
Berita Terkini
[Indeks]
Senin, 17 Juni 2013 | 16:38
Muhaimin Yakin Kenaikan BBM Tak Berdampak PHK Massal
Jakarta, InfoPublik - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar yakin dan optimis kenaikan harga bahan bakar minyak tidak akan berdampak pada terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap para pekerja.
Berita Populer
[Indeks]
Besok 585.789 Peserta SBMPTN Ikuti Ujian Tulis
Jakarta, InfoPublik - Ketua Panitia SBM PTN Akhmaloka mengatakan, sebanyak 585.789 pelamar seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN) bersaing masuk kampus negeri melalui ujian tulis mulai besok pagi (18/6).

