KPK AKAN SEGERA PANGGIL GAYUS TAMBUNAN
OlehSenin, 10 Januari 2011 | 18:10
Jakarta, 14/1/2011 (Kominfo-Newsroom) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan segera memanggil mantan pegawai Ditjen Pajak Gayus Halomoan Tambunan.Saat ini kasus mafia hukum dan mafia pajak yang coba diusut KPK memasuki tahap penyelidikan.
Juru Bicara KPK Johan Budi SP dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (14/1) mengungkapkan tim penyidik KPK kini masih mengumpulkan bukti-bukti dan fakta kasus awal yang diperlukan untuk menaikkan tahapnya ke penyelidikan.
“Di tahap penelusuran awal KPK belum bisa memanggil seseorang untuk dimintai keterangan, baru ditahap penyelidikan itu memungkinkan dan tidak harus menunggu hingga ke penyidikan,” ujar Johan Budi.
KPK kini tengah melakukan penelusuran awal kasus Gayus H Tambunan, KPK hanya menelusuri bagian kasus yang tidak ditangani oleh Kepolisian, sambil terus berkoordinasi agar tak berbenturan penaganannya.
Gayus terdakwa kasus mafia hukum dan mafia pajak yang ditahan sejak April 2010, menjadi sorotan setelah diketahui selama dia ditahan, Gayus bisa melenggang ke Macau, Kuala Lumpur, dan Singapura, juga ke Bali.
Gayus yang ditahan di Rutan Brimob Kelapa Dua, disebut-sebut sudah 68 kali keluar masuk sel seusai sidang dengan menyetor sejumlah uang. Ini terkuak setelah kepergiannya ke Bali dipergoki wartawan harian Kompas. Atas perkara ini mantan pengelola Rutan Brimob diseret ke pengadilan.(t.Ut/rm)
Berita Terkini
[Indeks]
Sabtu, 25 Mei 2013 | 16:36
BNP2TKI Gagas Indonesia Incorporated Siapkan TKI Profesional
Bogor, InfoPublik - Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Informasi BNP2TKI Benyamin Suproyogo mengatakan bahwa gagasan ‘Indonesia Incorporated’ tentang multisinergi antara sektor government dengan sektor perusahaan, baik swasta nasional ataupun BUMN perlu ditumbuhkembangkan dalam mengelola dan mewujudkan suatu penyiapan SDM calon TKI berkualitas berbasis kompetensi dan uji kompetensi.
Berita Populer
[Indeks]
Jabar Terbaik Hasil UN SMA, 1 Siswa Tidak Lulus
Jakarta, InfoPublik - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh merilis data angka-angka ketidaklulusan Ujian Nasional (UN) siswa tingkat SMA untuk tahun ajaran 2012/2013.

