Pengelolaan SDA Harus Prioritaskan Kepentingan Dalam Negeri
Oleh MasfardiSenin, 11 April 2011 | 15:05
Jakarta, Info Publik Ekonom dan Mantan Menteri PPN/Kepala BAPPENAS Kwik Kian Gie mengatakan pengusaha boleh mengelola sumber daya alam (SDA) dan pertambangan yang dimiliki bangsa Indonesia, tapi harus tahu aturan.
“Karena yang apa yang ada di dalam perut bumi Indonesia, air, tanah harus mampu mensejahterakan rakyat, sehingga dalam mengelolanya harus memprioritaskan kepentingan dalam negeri,” katanya di Jakarta, Senin (11/4).
Demikian pula pengelolaannya mestinya dilakukan oleh SDM dalam negeri, yang selama ini sekitar 90 persen migas Indonesia dikelola pihak asing.
Menurutnya, pengelolaan SDA dan pertambangan secara umum dibuka secara legal dan sesuai dengan UU, namun dalam prakteknya kerap terjadi perampokan kekayaan alam secara besar-besaran, yang mestinya kekayaan alam dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia.
“Kenyataannya hasil alam kita hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang, memang mereka membayar pajak dan royalty, namun tidak mampu mengangkat hidup rakyat bangsa ini, mereka menjadi miliarder di tengah masyarakat Indonesia yang didera kesulitan untuk hidup.”
Mungkin pembayaran pajak dan royality tidak transparan, sehingga hanya sebagian kecil saja yang bisa dipergunakan untuk membangun bangsa dan negara, ucapnya. (rm)
Berita Terkini
[Indeks]
Rabu, 22 Mei 2013 | 22:30
Gubernur Sulawesi Utara Jamu Rombongan APEC
Manado, InfoPublik - Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang menjamu rombongan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) dan Kementerian Keuangan di rumah dinas, Bumi Beringin, Manado, Rabu (22/5) malam.
Berita Populer
[Indeks]
H-54 Anggaran Kurikulum 2013 Belum Disetujui DPR
Jakarta, InfoPublik - Sampai tadi malam, Senin (20/5), saat rapat kerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Komisi X DPR, pembahasan anggaran kurikulum 2013 belum disetujui. Padahal waktu yang tersisa hanya 54 hari lagi.

